Ada Klub yang Keluarkan Dana hingga Rp1 Miliar, Satgas Anti Mafia Bola Polri Ungkap Modus Match Fixing

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 September 2023 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri Irjen Pol. Asep Edi Suheri. (Facbook.com/@Polisi_Indonesia)

Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri Irjen Pol. Asep Edi Suheri. (Facbook.com/@Polisi_Indonesia)

HARIANOLAHRAGA.COM – Satgas Anti-Mafia Bola Polri terus melakukan analisis terhadap sejumlah pertandingan baik yang sudah berjalan maupun berlangsung.

Untuk terus menciptakan iklim sepak bola Indonesia yang bebas dari mafia.

Kasatgas Anti-Mafia Bola Polri Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 27 September 2023.

Tak hanya itu, Asep Edi Suheri menekankan, proses penegakan hukum ini sendiri hasil dari sinergitas antara Polri dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Pasalnya, organisasi sepak bola tanah air itu menyampaikan laporan dari Sport Radar Intelligence dan Investigation dari FIFA yang diserahkan pada tanggal 24 Juni 2023.

Baca artikel lainnya di sini: Terima Kunjungan Pemain Timnas Arhan Pratama, Prabowo Subianto: Terima Kasih atas Perjuangan Timnas U-23

Dalam standar internasional, FIFA menggunakan jasa dari Sport Radar untuk menganalisa dan mengumpulkan data intelijen terkait dugaan

“Dalam laporan tersebut, terjadi match fixing pada pertandingan dari tahun 2018 sampai dengan 2022.”

“Tidak menutup kemungkinan prakfik seperti itu masih terjadi di tahun 2023.”

“Dikarenakan target tersebut masih diduga masih berkecimpung dalam kegiatan persepakbolaan Indonesia sampai saat ini,” ujar Asep Edi Suheri.

Masih dalam laporan yang sama, Asep mengungkapkan bahwa, terdapat wasit terindikasi terlibat dalam praktik match fixing pada pertandingan Liga 2 antara klub X dan klub Y pada November 2018.

Menerima laporan tersebut, Satgas Anti-Mafia Bola bergerak cepat melalui laporan polisi bernomor LP/A/15/IX/2023/SPKT.DITTIPIDSIBER/BARESKRIM POLRI per tanggal 5 September 2023.

Baca Juga:

Capres Prabowo Subianto Tegaskan Optimismenya bahwa Masa Depan Bangsa Indonesia akan Gemilang

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sejak Lama BUMN Memiliki Peran yang Sangat Besar dalam Dunia Olahraga Nasional, Termasuk bagi Atlet

Pulang Kampung ke Langowan, Prabowo Mohon Doa Restu di Hadapan Puluhan Ribu Warga Sulut

Selanjutnya, Satgas Anti-Mafia Bola Polri pun telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi.

Yang berasal dari pihak klub, wasit yang terlibat dalam pertandingan, pengawas pertandingan, pihak-pegawai hotel, panitia penyelenggara pertandingan dan Komdis PSSI.

Tak hanya itu, penyidik juga telah meminta keterangan dari enam ahli pidana.

Dari rangkaian tersebut, Asep Edi Suheri menyatakan, pihaknya menemukan fakta modus operandi yang dilakukan pihak klub.

Untuk melobi perangkat wasit guna memenangkan pertandingan salah satu klub dengan iming-iming uang.

“Pihak klub memberikan uang sebesar Rp100 juta ke para wasit di hotel tempat menginap dengan maksud agar klub X menang melawan klub Y.”

Menurut keterangan klub mereka sudah mengeluarkan uang kurang lebih sekitar Rp1 miliar untuk melobi wasit di sejumlah pertandingan.”

“Klub yang diduga terlibat masih aktif dalam pertandingan liga 1. Akan tetapi hal tersebut masih akan kami telusuri dan dalami,” papar Asep Edi Suheri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuktikan komitmennya menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberangus seluruh mafia sepak bola di Indonesia.

Hal itu dilakukan demi menciptakan iklim persepakbolaan yang bersih bebas dari praktik pengaturan skor (match fixing).

Komitmen itu terbukti dari penegakan hukum yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola.

Dalam hal ini, telah ditetapkan enam orang tersangka kasus dugaan suap terkait pengaturan pertandingan Liga 2.

“Dari hasil penyidikan, penyidik telah memperoleh bukti yang cukup. Maka ditetapkan enam orang sebagai tersangka,” kata Kasatgas Anti-Mafia Bola Polri Irjen Asep Edi Suheri.

Keenam tersangka itu adalah, K selaku LO wasit, A selaku kurir pengantar uang, R sebagai wasit tengah, T selaku asisten wasit 1, R asisten wasit 2 dan A yang merupakan wasit cadangan.

Atas perbuatannya, untuk tersangka K dan A dijerat dengan Pasal 2 UU Nomor 11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1.

Dengan ancaman pidana selama-lamanya lima tahun dan denda sebanyak-banyakny Rp15 juta.

Sedangkan tersangka, R, T, R, dan A disangka melanggar Pasal 3 UU Nomor 11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1.

Dengan ancaman pidana selama-lamanya tiga tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp15 juta.***

Berita Terkait

VIDEO – Ingin Sepak Bola Indonesia Maju, Pilih Siapa? Tanya Erick Thohir ke Belasan Ribu Pendukung Prabowo – Gibran
PSS dan Persikabo Terancam Pengurangan Poin hingga Degradasi, Begini Penjelasan PSSI
VIDEO: Gagas Akademi Sepak Bola Modern, Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Dukung Atlet Perempuan
FIFA Puas dengan Persiapan Indonesia untuk Piala Dunia U-17, Begini Penjelasan Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Jelang Piala Dunia U17, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Mohon Doa pada Pemuka Pondok Pesantren
Sasar Pihak yang Punya Jabatan Tinggi Maupun Klub, Satgas Antimafia Bola Pastikan ada Tesangka Baru
Bantu Senilai Rp85,6 Miliar, Presiden FIFA Gianni Infantino Segera Kunjungi Training Center Timnas di IKN
Canelo vs Charlo (3): Kejuaraan Dunia Sejati Uper Middleweight Live TvOne, Akankah Nasib Khan Menimpa Charlo?
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:23 WIB

Berdasarkan Poster Viral, Ini Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka

Jumat, 16 Februari 2024 - 16:09 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024

Senin, 12 Februari 2024 - 16:04 WIB

Humas Polri Tanggapi Beredarnya Video dengan Narasi Ketidaknetralan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Pemilu

Kamis, 1 Februari 2024 - 15:11 WIB

Polisi Selidiki Kericuhan Massa APDESI yang Rusak Tenbok dan Coba Runtuhkan Pagar Gedung DPR

Senin, 29 Januari 2024 - 22:42 WIB

Di Bakso Pak Sholeh Bandongan, Ratusan Warga Magelang Antusias Lihat Jokowi dan Prabowo Makan Bakso Bareng

Rabu, 24 Januari 2024 - 14:33 WIB

Fokus Siber Media Center Berikan CSR dalam Bentuk Program Pelatihan Jurnalistik untuk Pers Pelajar dan Mahasiswa

Rabu, 24 Januari 2024 - 10:53 WIB

Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-77 untuk Megawati, Prabowo Subianto: Panjang Umur, Sehat Selalu

Sabtu, 20 Januari 2024 - 15:45 WIB

Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Berikut Tanggapan Wapres Ma’ruf Amin

Berita Terbaru