Indonesia Tuan Rumah FIBA World Cup adalah Kesempatan Langka, Belum Tentu Datang dalam 10 Tahun Lagi

- Pewarta

Sabtu, 19 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir. (Dok. Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) FIBA World Cup 2023)

Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir. (Dok. Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) FIBA World Cup 2023)

HEISPORT.COM – Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) FIBA World Cup 2023 menggelar sosialiasi menuju ajang unggulan FIBA yang akan dimulai pada 25 Agustus mendatang di Indonesia Arena, Jakarta.

Kali ini LOC mengunjungi lapangan basket GOR Saparua yang merupakan salah satu tempat berkumpul para komunitas basket di Bandung.

Dalam acara bertajuk Road to FIBA World Cup 2023 ini, LOC menggelar pertandingan ekshibisi yang dimeriahkan oleh musisi dan mantan pebasket nasional.

Yaitu Ardhito Pramono dan legenda bola basket Satria Muda Cristian Ronaldo Sitepu, Andrea Tiara, Firmansyah serta Kiki Susilo.

Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir menyatakan kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar.

“Kita semua ingin dan terus berharap memiliki tim bola basket yang bagus,”

“Hasil awal sudah kita raih dengan menjadi juara SEA Games di Kamboja,” ungkap Erick Thohir.

Erick Thohir menyampaikan hal itu saat melakukan sosialisasi FIBA World Cup 2023 di Bandung, Sabtu, 19 Agustus 2023.

Erick Thohir juga mengapresiasi antisiasme para pecinta bola basket tanah air sangat tinggi.

“Saya menangkap antusiasme tinggi dari para pecinta bola basket, ini merupakan  kesempatan besar.”

“Menyaksikan aksi-aksi bintang bola basket dunia dari berbagai negara dan beberapa pemain berkiprah di NBA bakal datang ke  Indonesia,” ungkap Erick Thohir

Erick Thohir menambahkan Ini kesempatan langka, momen menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket belum tentu datang dalam 10 atau 20 tahun lagi.

Yang terpenting kepercayaan dan tanggung jawab yang diperoleh  Indonesia dalam mengurusi sebuah ajang unggulan FIBA patut didukung.

Dirinya meminta semua pihak harus bahu membahu menyukseskan FIBA World Cup 2023 agar menjadi kebanggaan bersama dan akan terus dikenang nantinya.

Hal ini, serupa seperti saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 atau nanti saat menggelar FIFA World Cup U-17.

Sebanyak 32 negara bertanding di FIBA Basketball World Cup yang berlangsung di Indonesia, Jepang, dan Filipina.

Jakarta sebagai tuan rumah akan memanggungkan laga babak penyisihan di dua grup yakni Grup G yang terdiri dari Spanyol, Iran, Pantai Gading, dan Brazil.

Sementara Grup H berisikan Kanada, Latvia, Lebanon, dan Prancis.

“Ini bisa menjadi momentum kebangkitan bakset nasional. Pemerintah, lanjut dia, sudah mendukung perkembangan bola basket dengan membangun Indonesia Arena yang belum lama ini diresmikan Presiden Joko Widodo.”

“Sarana olahraga yang mampu menampung 16 ribu penonton itu menjadi arena khusus bola basket pertama di Tanah Air dan yang terbesar,” tutup Erick Thohir.***

Berita Terkait

Christo/Riqki Selangkah Lagi Juara
Audisi PB Djarum Loloskan 50 Atlet Masuk Karantina
How to use Google Drive Computer Google Drive Help
Putri Bank Jatim Buka Peluang ke 4 Besar
Putri KW Harus Puas Raih Perunggu
Alwi dan Jojo Catat Dua Kemenangan
Tim Bulutangkis Indonesia Terbang ke Paris
Делистинг Криптовалют: Причины, Последствия, Способы Избежать Крипто На Vc Ru

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 19:40 WIB

Christo/Riqki Selangkah Lagi Juara

Jumat, 12 September 2025 - 15:00 WIB

Audisi PB Djarum Loloskan 50 Atlet Masuk Karantina

Jumat, 5 September 2025 - 13:01 WIB

How to use Google Drive Computer Google Drive Help

Kamis, 4 September 2025 - 19:12 WIB

Putri Bank Jatim Buka Peluang ke 4 Besar

Senin, 1 September 2025 - 21:19 WIB

Putri KW Harus Puas Raih Perunggu

Berita Terbaru