Sang Lifter Legendaris Indonesia, Lisa Raema Rumbewas Meninggal Dunia, Peraih 3 Medali Olimpiade

- Pewarta

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lisa Raema Rumbewas. (Instagram.com/kemenpora)

Lisa Raema Rumbewas. (Instagram.com/kemenpora)

HARIANOLAHRAGA.COM – Indonesia kembali berduka, hal ini lantaran lifter legendaris Indonesia, Lisa Raema Rumbewas, peraih tiga medali Olimpiade meninggal dunia.

Lisa Raema meninggal dunia pada Minggu, 14 Januari 2024 pukul 03.00 WIT atau 01.00 WIB RSUD Jayapura.

Kabar tersebut, diungkapkan langsung oleh Ketum KONI, Letjen TNI Purn Marciano Norman.

“Selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan mewakili masyarakat olahraga prestasi, saya menyampaikan turut berduka cita.”

“Semoga mendiang Lisa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan, yang Maha Pengasih, dan Jasanya sebagai Patriot Olahraga akan selalu dikenang.”

Baca artikel lainnya di sini : Tersangka Dito Mahendra Mulai Jalani Sidang Perdana di PN Jaksel Terkait Kepemilikan Senjata Api Ilegal

“Serta memotivasi para Lifter Indonesia untuk meraih prestasi dunia,” kata dia dalam keterangan resminya, Minggu, 14 Januari 2024.

Kemudian, Marciano menerangkan jika Lisa merupakan atlet yang memiliki riwayat yang cukup cerah dalam membela Indonesia dalam cabang olahraga angkat beso di kanca Internasonal.

“Semasa menjadi atlet, Lisa telah mempersembahkan 3 medali Olimpiade untuk Indonesia,” ucapnya

Lihat juga konten video, di sini: Seribu Kiai Kampung Dukung Prabowo – Gibran Saat Gibran Rakabuming Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Sina

“Lalu, saat dia debut di Olimpiade Sydney 2000, putri dari pasangan atlet binaraga Levi Rumbewas dan atlet angkat besi Ida Korwa ini berhasil meraih medali perunggu di kelas 48 kg,” sambung dia

Selain itu, semasa Lisa hidup ia telah berhasil mendapatkan medali Olimpiade ketiganya di Olimpiade Beijing 2008.

“Yang kemudian, medali ini, ia berikan ke IOC yang diwakili Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada 3 Desember 2017, di Hotel Sheraton Gandaria, Jakarta,” imbuhnya

Hal tersebut terjadi lantaran, atlet asal Belarusia, Nastassia Novikava menggunakan doping turinabol dan stanozol sehingga medalinya dicabut.***

Berita Terkait

Christo/Riqki Selangkah Lagi Juara
Audisi PB Djarum Loloskan 50 Atlet Masuk Karantina
How to use Google Drive Computer Google Drive Help
Putri Bank Jatim Buka Peluang ke 4 Besar
Putri KW Harus Puas Raih Perunggu
Alwi dan Jojo Catat Dua Kemenangan
Tim Bulutangkis Indonesia Terbang ke Paris
Делистинг Криптовалют: Причины, Последствия, Способы Избежать Крипто На Vc Ru

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 19:40 WIB

Christo/Riqki Selangkah Lagi Juara

Jumat, 12 September 2025 - 15:00 WIB

Audisi PB Djarum Loloskan 50 Atlet Masuk Karantina

Jumat, 5 September 2025 - 13:01 WIB

How to use Google Drive Computer Google Drive Help

Kamis, 4 September 2025 - 19:12 WIB

Putri Bank Jatim Buka Peluang ke 4 Besar

Senin, 1 September 2025 - 21:19 WIB

Putri KW Harus Puas Raih Perunggu

Berita Terbaru