Harianolahraga.com- Tunggal putra masa depan Alwi Farhan akhirnya sukses memutus kebuntuan prestasi Indonesia di sektor tunggal putra di pentas BWF musim 2025. Sukses ditandai dengan keberhasilan Alwi menjuarai ajang Macau Open 2025 Super 300 pekan lalu.
Sukses Alwi diperoleh setelah di laga final Minggu (3/8) secara meyakinkan berhasil menaklukkan pemain asal Malaysia, Justin Hoh dua game langsung 21-15, 21-5.
“Alhamdulillah sangat bersyukur dan sangat senang. Ini wishlist goal saya untuk jangka pendeknya. Saya menantikan ini sejak awal tahun,” ujar Alwi usai laga.
Sebelum melaju ke final, Alwi yang menempati unggulan kelima berturut-turut mengalahkan Cheam Jun Wei (Malaysia) 21-16, 21-14 di babak pertama, melawan rekan sendiri Muhamad Zaki Ubaidillah 19-21, 21-17, 21-17 di babak kedua, melawan Jason Gunawan (Hongkong) 21-17, 21-15 di perempat final, serta melawan unggulan kedua Lakhsya Sen (India) 21-16, 21-9 di semifinal.
Bagi Alwi ini gelar pertamanya di turnamen level 300 sekaligus yang pertama pula bagi Indonesia. Terakhir gelar tunggal putra dimenangkan Jonatan Christie di All England Super 1000 tahun lalu.
Jalannya pertandingan memang sempat terganggu kebocoran di lapangan akibat hujan yang melanda Macau sehingga hampir setiap poin lapangan harus dilap ada beberapa kali di lapangan terjadi kebocoran jadi setiap poin harus dilap.
“Kadang seperti itulah pertandingan, tidak tahu kondisi apa yang bisa dialami. Saya hari ini lebih bisa mengontrol permainan, menjaga emosional dan menjalankan strategi dengan baik. Memang kalau dilihat seminggu ini saya bisa berada di kondisi emosional yang stabil. Saya belajar dari dua turnamen sebelumnya,” lanjut Alwi.
Peran pelatih Indra Wijaya diakuinya sangat membantu. Ke depan Alwi berharap meraih gelar turnamen yang lebihnya lebih tinggi levelnya seperti Super 500, 750, 1000. (dar)






