Kemenlu Pastikan Kondisi Warga Negara Indonesia di Niger Terkait Kudeta Militer atas Pemerintah Niger

- Pewarta

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenlu Pastikan Kondisi Warga Negara Indonesia di Niger Terkait Kudeta Militer atas Pemerintah  Niger

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum IndonesiaKemlu RI, Judha Nugraha. (Dok. Kemlu.go.id)

HARIANINDONESIA.COM – Indonesia tidak memiliki perwakilan di Niger, tetapi pemerintah Indonesia memiliki KBRI Abuja di Nigeria, yang wilayah akreditasinya meliputi Niger.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah menghubungi para WNI yang bekerja di negara Afrika Barat tersebut.

Kemlu memastikan kondisi negara Indonesia (WNI) di Niger, di tengah kudeta yang dilancarkan militer terhadap pemerintah terpilih negara itu.

Demikian disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum IndonesiaKemlu RI, Judha Nugraha, melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 1 Agustus 2023.

Baca artikel lainnya di sini: Tersangka Kasus Penistaan Agama Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Langsung Ditahan

Sebelumnya, awal pekan ini tentara Niger yang menamakan diri Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara (CNSP) mengumumkan kudeta melalui televisi.

Peristiwa terjadi, tidak lama setelah CNSP menahan Presiden Mohamed Bazoum di kediamannya.

Mereka menyebut situasi keamanan yang memburuk dan pemerintahan yang buruk sebagai alasan melancarkan kudeta.

Bazoum terpilih pada 2021 dalam transisi kekuasaan demokratis pertama Niger sejak memperoleh kemerdekaan dari Prancis pada 1960.

Junta militer yang merebut kekuasaan di Niger pekan lalu menuduh Prancis merencanakan serangan untuk membebaskan Presiden Bazoum yang ditahan dan mengembalikan pemerintah yang digulingkan.

Di lain pihak, Prancis membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa pemerintah Prancis hanya hanya berupaya melindungi warga negara dan kepentingannya di Niger.

Uni Afrika, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan negara-negara lain termasuk Prancis telah mengutuk tindakan junta yang menggulingkan pemerintah terpilih Niger.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan kondisi tiga warga negara Indonesia (WNI) di Niger aman.

“Ada tiga WNI yang bekerja di daerah Taaoua, mereka sudah dihubungi KBRI dan dipastikan kondisinya aman,” ujar Judha Nugraha.

Selain ketiga WNI tersebut, KBRI juga mencatat satu WNI bekerja di Ibu Kota Niamey.

Tetapi pada saat kudeta berlangsung sejak 26 Juli 2023 lalu dia sedang mengambil cuti dan pulang ke Indonesia.

“KBRI Abuja bersama konsul kehormatan kita di Niger akan terus memantau situasi di sana,” tutur Judha Nugraha, sebagaimana dikutip Infopublik.id.***

Berita Terkait

Mini Soccer PROPAMI Cup VII 2026 Perkuat Semangat Kolaborasi di Ekosistem Pasar Modal
Max Basing Kembali Jadi yang Terbaik
Christo/Riqki Juara Amman Men’s WTC Seri 7
Christo/Riqki Selangkah Lagi Juara
Audisi PB Djarum Loloskan 50 Atlet Masuk Karantina
Indonesia Sisakan Harapan di Ganda Putra
Lucky dan Riqki ke Babak Kedua Amman Men’s WTC
Dua Wakil Indonesia Terhenti di Laga Awal

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Mini Soccer PROPAMI Cup VII 2026 Perkuat Semangat Kolaborasi di Ekosistem Pasar Modal

Minggu, 14 September 2025 - 17:19 WIB

Max Basing Kembali Jadi yang Terbaik

Sabtu, 13 September 2025 - 17:16 WIB

Christo/Riqki Juara Amman Men’s WTC Seri 7

Jumat, 12 September 2025 - 19:40 WIB

Christo/Riqki Selangkah Lagi Juara

Jumat, 12 September 2025 - 15:00 WIB

Audisi PB Djarum Loloskan 50 Atlet Masuk Karantina

Berita Terbaru

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Pers Rilis

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:16 WIB